Oleh: m4sadikin | November 21, 2008

TUGAS OPEN SOURCE

. . . . . OPEN SOURCE . . . . .


M

enurut saya OPEN SOURCE adalah memperbolehkan siapa saja untuk menggunakan atau mendistribusikan sebuah software yang tergolong open source secara gratis tanpa bayaran dan tidak ada yang namanya royalti yang perlu diberikan.

Open source juga sebagai pengolah data spasial sangat dibantu, mengingat kondisi kita saat ini dimana kebutuhan pengguna yang semakin memerlukan data dan informasi yang berbasis spasial di hampir semua bidang. Namun, kenyataan yang terjadi adalah semakin tinggi kemampuan sebuah sistem dalam memecahkan permasalahan spasial yang ada maka akan semakin mahal pula harga yang harus dibeli oleh pengguna. Di sisi lain, kebanyakan pengguna, terutama yang ada di negara-negara berkembang, membutuhkan sistem yang kompeten namun dengan total cost of ownership (TCO) yang lebih rendah sesuai dengan daya beli yang dimilikinya.

Sebenarnya Open Source Software pada intinya adalah membuka kode sumber (source code) dari sebuah perangkat lunak tetapi konsep ini terasa aneh pada awalnya dikarenakan kode sumber merupakan kunci dari sebuah perangkat lunak. Dengan diketahui logika yang ada di kode sumber, maka orang lain seharusnya dapat membuat perangkat lunak yang sama fungsinya. Open source hanya sebatas itu. Artinya, tidak harus gratis. Kita bisa saja membuat perangkat lunak yang kita buka kode sumbernya, mempatenkan algoritmanya, medaftarkan hak cipta, dan tetap menjual perangkat lunak tersebut secara komersial (alias tidak gratis).

Salah satu Perguruan Tinggi di Indonesia yang turut mengembangkan Open Source melalui Freedom with Open Source Technology (FROST) melakukan kegiatan sosialisasi teknologi open source dengan seminar dan workshop kepada masyarakat, khususnya pelajar. Selain itu juga didirikannya help desk Pemberdayaan Open Source Software (POSS). Untuk membantu masyarakat dalam melengkapi software open source terkait dengan kebutuhan pekerjaan sehari-hari, FROST juga melakukan penambahan koleksi repository software open source tersebut. Dan tak ketinggalan kegiatan berupa penelitian dan pengembangan software open source. Hasil kegiatan penelitian tersebut akan dishare di kalangan pengguna produk open source.

Sebuah Brand Software berbasis Open Source yang diluncurkan oleh Tim Konsorsium IGOS untuk memenuhi tuntutan masyarakat  akan adanya product Open Source untuk sistem Desktop yang siap pakai. Sistem Desktop Nasional (SDN) IGOS merupakan salah satu piranti lunak pertama yang diluncurkan dengan brand IGOS desktop dan  merupakan aplikasi lengkap untuk desktop dan teritegrasi. Manfaat IGOS bagi pengguna :

· Memberikan alternatif pilihan perangkat lunak desktop maupun laptop yang legal, murah dan mudah didapat;

· Meningkatkan pengetahuan tentang teknologi informasi dan meningkatkan akses informasi pengguna sehingga memperkecil kesenjangan teknologi informasi;

· Meningkatkan kreativitas dalam mengembangkan dan memanfaatkan informasi teknologi (kreativitas tidak dibatasi oleh software yang ada).

IGOS merupakan suatu upaya nasional dalam rangka memperkuat sistem teknologi informasi nasional serta pemanfaatan perkembangan teknologi informasi global melalui pengembangan dan pemanfaatan Open Source Software (OSS).

Tujuan dengan adanya IGOS adalah :

· Memperkecil kesenjangan teknologi informasi dengan memanfaatkan OSS baik tingkatan masyarakat di Indonesia maupun tingkatan global;

· Meningkatkan inovasi/kreatifitas pengembang perangkat lunak nasional;

· Mendorong, meningkatkan dan menciptakan program-program pemerintah bidang teknologi informasi skala nasional yang berdampak pada :

· Politis (percepatan program e-government);

· Ekonomi (penghematan devisa dalam pengadaan lisensi, stimulasi pengembangan industri Teknologi Informasi, peningkatan industri software dalam negeri);

· Sosial dan budaya (peningkatan jumlah pengguna komputer, pelatihan, akses informasi);

· Pendidikan (iptek; e-learning; e-library);

· Hankamnas (pertukaran informasi/traffcking lebih terlindungi).

Open source timbul dari ide bahwa seandainya setiap orang dapat berpartisipasi dalam mengembangkan suatu perangkat lunak tentu perangkat lunak tersebut akan segera berevolusi menuju ke tingkat kesempurnaan.

Perangkat lunak seperti Linux, Free BSD, Apache dan Perl yang semula pouler di lingkungan akademis mulai menarik perhatian para Insinyur, eksekutif, industri analis. Bisa kita lihat bahwa sitem operasi Linux mulai menampakkan kekuatan barunya untuk bersaing dengan Microsoft Windows. Linuxpun tidak sekedar bergerak di level sistem operasi saja, melainkan juga didukung oleh berbagai aplikasi yang bersifat open source dengan kemampuan menyaingi perangkat lunak komersial di lingkungan Windows. Itulah sebabnya, open source mulai dilirik dan mulai digunakan pada organisasi bisnis.


linux_mint_30_xfce_compiz_fusion

3D CUBE LINUX MINT


LINUX MINT

Salah satu software yang bersifat open source adalah Linux, Linux Mint adalah bagian dari beberapa distro Linux.

Linux Mint adalah salah satu dari paket kejutan [dari] tahun masa lalu. Pada mulanya Linux meluncurkan sebagai sebuah varian [dari] Ubuntu dengan media terintegrasi codecs, itu mempunyai saat ini berkembang menjadi salah satu dari sebagian besar mudah dioperasikan distribusi di pasaran – lengkap dengan satu desktop khusus dan menu, beberapa perangkat (tools) bentuk wujud unik, satu interface instalasi paket berbasis web, dan sejumlah edisi berbeda. Barangkali paling penting, hal ini adalah satu proyek dimana pengembang dan para pemakai adalah di/dalam interaksi tetap, menghasilkan di/dalam dramatis, peningkatan pemakai-mengemudikan dengan setiap pelepasan baru. DistroWatch telah berkata kepada pendiri dan memimpin pengembang [dari] Linux Mint, Lefebvre Murah hati, tentang sejarah [dari] distribusi.

Sebagian dari alasan untuk sukses [dari] Linux Mint :

· Adalah salah satu dari sebagian besar komunitas mengemudikan distribusi. Anda bisa secara harafiah mengirimkan (pos) satu ide dalam forum hari ini dan melihat itu menerapkan minggu setelah di “arus” melepaskan. Tentu saja hal ini mempunyai baik buruknya serta dibandingkan dengan distribusi dengan roadmaps, papan/dewan fitur dan siklus pelepasan tetap yang kita luput/kehilangan banyak struktur serta berpotensi banyak kualitas, tetapi ini memugkinkan kita untuk bereaksi dengan cepat, menerapkan lebih inovasi dan membuat pengalaman keseluruhan untuk kita/kami serta untuk para pemakai yang benar-benar menarik;

· Adalah satu distribusi Debian-based dan seperti halnya itu adalah sangat padat (solid) serta itu datang dengan salah satu dari para manajer paket terbesar;

· Adalah kompatibel dengan dan menggunakan tempat penyimpanan Ubuntu. Ini memberikan Linux Mint akses para pemakai ke/pada satu koleksi paket dan perangkat lunak sangat besar;

· Itu datang dengan banyak peningkatan desktop [yang] membuat itu lebih mudah untuk pemakai untuk melakukan sesuatu umum;

· Terdapat satu kuat memfokuskan pada membuat hal [berkembang;membuat rencana;melatih;mengalami] kotak (Kartu WiFi pengarah dalam sistem berkas (file), dukungan multimedia, resolusi layar, dan lain-lain).


created by arief


Responses

  1. rif, artikel open source lw menarik banged buat gw baca . . .

  2. thanks ya rif,ats semua informasi yg ada di blog u,apalagi artikel tentang open sourcenya,kera banget….

  3. thanks ya rif,ats semua informasi yg ada di blog u,apalagi artikel tentang open sourcenya,keren banget….

  4. BUat Tito :

    Sama-sama ya, sering-sering aja kunjungin bl0g gw ya.hehehe . . .
    Jangan lupa kasih Comment lagi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: